Produksi berbagai kain kelas atas mencapai 7 juta meter per tahun, termasuk berbagai produk baru yang modis dan barang-barang indah, dengan cakupan luas pola warna.
2026-02-06
Korduroi adalah a tekstil tahan lama dengan tonjolan paralel atau "wales" yang khas dibentuk oleh rusuk tumpukan vertikal yang membentang sepanjang kain. Tali yang ditinggikan ini dibuat melalui proses tenun unik yang menghasilkan permukaan bertekstur lembut dengan insulasi dan kedalaman visual yang sangat baik. Kain ini tetap populer selama lebih dari dua abad karena kombinasi kehangatan, daya tahan, dan daya tarik estetika yang tak lekang oleh waktu.
Proses pembuatan korduroi dimulai dengan teknik tenun khusus yang menciptakan tekstur bergerigi khas kain tersebut. Pabrikan menenun satu set benang pengisi tambahan ke dalam kain dasar tenunan polos atau kepar standar, sehingga membentuk pelampung di permukaan. Setelah dianyam, pelampung ini dipotong di tengahnya, menciptakan dua permukaan tumpukan yang berdiri tegak saat disikat.
Bahan dasarnya biasanya menggunakan serat kapas, meskipun korduroi modern mungkin menggunakan campuran poliester, rayon, atau katun. Struktur kain terdiri dari tiga sistem benang : benang lusi tanah, pengisian tanah, dan benang pengisi tumpukan. Konstruksi kompleks ini memberikan kekuatan karakteristik dan stabilitas dimensi pada korduroi.
Setelah dipotong, kain disikat untuk menaikkan tumpukan secara merata, diikuti dengan penghangusan untuk menghilangkan serat yang lepas. Perawatan akhir mungkin termasuk pewarnaan, pencucian, dan penerapan finishing untuk meningkatkan kelembutan atau ketahanan air.
Wales mengacu pada jumlah punggung bukit per inci kain korduroi , dan pengukuran ini secara langsung menentukan tampilan dan tekstur kain. Sistem klasifikasi jumlah wale membantu konsumen memilih korduroi yang sesuai untuk berbagai aplikasi.
| Tipe Korduroi | Wales Per Inci | Kegunaan Umum |
|---|---|---|
| Pinwale | 16-23 | Kemeja, gaun, pakaian ringan |
| tengah wale | 11-15 | Celana, rok, blazer |
| Wale Lebar | 3-10 | Jaket, kain pelapis, celana panjang tebal |
| Kabel Jumbo/Kereta Api | 1,5-3 | Pelapis, bantal, barang-barang dekoratif |
Korduroi wale halus dengan 16 tonjolan per inci menciptakan penampilan yang lebih halus dan halus yang cocok untuk pakaian formal, sedangkan variasi wale lebar memberikan estetika yang lebih berani dan kasual dengan kehangatan yang ditingkatkan.
Konstruksi unik Corduroy menciptakan beberapa keunggulan fungsional yang membedakannya dari kain lain:
Tumpukan vertikal menciptakan kantong udara yang memerangkap kehangatan di tubuh. Penelitian menunjukkan hal itu korduroi memberikan insulasi 15-20% lebih baik dibandingkan kain katun halus dengan berat yang setara, sehingga ideal untuk pakaian musim gugur dan musim dingin.
Konstruksi tiga benang menciptakan kekuatan luar biasa. Korduroi berkualitas dapat bertahan lebih dari 50.000 siklus abrasi dalam pengujian Martindale standar, melampaui sebagian besar kain kepar katun dan sebanding dengan denim ringan. Daya tahan ini menjelaskan kegunaan historisnya pada pakaian terusan dan pakaian anak-anak.
Tumpukannya yang lembut menciptakan kesan mewah di tangan yang menjadi lebih lembut saat dicuci dan dipakai. Korduroi katun secara alami dapat bernapas dengan baik sekaligus menjaga kehangatan, meskipun tumpukannya dapat menjadi rata di area bertekanan tinggi seiring waktu.
Punggungan paralel menciptakan efek cahaya dan bayangan yang memberikan warna tampilan yang lebih kaya dan berdimensi dibandingkan dengan tenunan datar. Sifat optik ini membuat korduroi sangat efektif dalam warna tanah dan warna permata.
Keserbagunaan Corduroy telah mengamankan tempatnya di berbagai kategori produk:
Perawatan yang tepat akan memperpanjang umur korduroi dan mempertahankan penampilan khasnya. Kain memerlukan penanganan khusus karena struktur tumpukannya:
Gantung pakaian korduroi jika memungkinkan untuk mencegah kusut permanen. Jika perlu melipat, hindari membuat lipatan tajam di sepanjang dinding. Simpan dalam kantong pakaian yang dapat menyerap keringat untuk mencegah penumpukan debu di tumpukan sekaligus memungkinkan sirkulasi udara.
Memahami kekuatan dan kelemahan korduroi membantu konsumen membuat keputusan pembelian yang tepat:
Nama Corduroy kemungkinan besar berasal dari bahasa Prancis "corde du roi" (tali raja), meskipun etimologinya masih diperdebatkan. Kain ini menjadi terkenal di Inggris abad ke-18 sebagai alternatif beludru yang tahan lama untuk pakaian kelas pekerja.
Selama tahun 1960-an dan 1970-an, korduroi mengalami kebangkitan mode dan dikaitkan dengan kalangan akademis dan intelektual. Popularitas kain ini mencapai puncaknya pada tahun 1977 ketika pakaian korduroi mewakili sekitar 8% dari seluruh penjualan pakaian kasual. di Amerika Serikat.
Mode kontemporer telah menyaksikan kebangkitan kembali korduroi, dengan kebangkitan besar-besaran di awal tahun 2000an dan lagi di akhir tahun 2010an. Desainer modern mengapresiasi kain ini karena estetika vintage, kredibilitas keberlanjutan jika dibuat dari kapas organik, dan kemampuannya menambahkan tekstur pada desain minimalis.
Beberapa indikator membantu mengidentifikasi kain korduroi yang dibangun dengan baik:
Untuk pakaian jadi, periksa juga konstruksi garmen. Pakaian korduroi berkualitas menampilkan pola yang serasi pada jahitannya, dengan wales yang disejajarkan secara horizontal di seluruh panel bodi untuk tampilan yang halus.